Rubrik

Tutorial Menjadi Teman Setan 3 Kali Sehari

Abang-Kakak tahu tidak, terkadang tanpa sadar kita jadi “temannya” setan, lho! Padahal kita selalu coba berbuat amal sholeh. Tapi, kok bisa? Bisa saja, karena ini adalah hal kecil yang mudah terlupa. Tapi kenapa? Nah, kita bisa jadi “temannya” setan kalau selalu makan menggunakan tangan kiri.

Sehatnya, manusia itu makan tiga kali sehari; yaitu saat pagi, siang, dan malam. Tiga waktu yang jika diatur dengan baik ini akan berperan penting menjaga kesehatan tubuh. Tapi, apa jadinya jika kita makan tiga kali, setiap hari, tetapi menggunakan tangan kiri dan sampai terbiasa? Yang awalnya lupa, kemudian terikut godaan setan, lambat laun kita justru jadi “temannya” mereka.

Abang-Kakak, kita terkadang lupa, saat sajian di depan mata terlalu lezat, kita kalap melahap makanan yang diambil dengan tangan kanan dan kiri. Padahal, Rasulullah SAW sudah memberi bendera merah dalam sabdanya,

“Jika seseorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya, dan jika minum, maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.”. (HR. Muslim)

Makan dengan tangan kiri memang bukan perihal besar. Bahkan ini hal yang kecil dan mudah terlupakan. Mungkin ada dari kita yang menganggap kesalahan kecil ini mudah sekali Allah maafkan. Tapi taukah Abang-Kakak kalau kita berpikir begitu berarti kita berlaku sombong? Ingatkah kita bahwa tidak akan masuk surga jika kita memiliki kesombongan meski sebesar biji zarrah?

Lalu, bagaimana jika kita kidal alias setiap hari tangan kiri ini lebih banyak job-nya? Rasulullah sendiri pernah menegur orang kidal saat makan dengan tangan kiri dalam sabdanya,

Salamah bin Al-Akwa’ RA berkata: Ada seorang laki-laki yang makan di samping Rasulullah SAW dengan tangan kirinya. Maka Rasulullah bersabda, ‘Makanlah dengan yangan kananmu!’ Dia menjawab, ‘Aku tidak bisa.’ Beliau bersabda, ‘Semoga kamu tidak bisa.’ Padahal tidak ada yang mencegah dia makan dengan tangan kanan kecuali karena sombong. Setelah itu tangannya tidak bisa dia angkat sampai ke mulutnya.” (HR. Muslim)

Ada pepatah menyebutkan, alah bisa karena biasa, yang artinya perbuatan buruk itu bagai racun atau bisa yang jika sedikit demi sedikit dilakukan, lama kelamaan membesar dan menjadi kebiasaan. Maknanya, kita akan merasa biasa saja dan tidak merasa bersalah ketika berbuat keburukan.

Abang-Kakak, setan itu tidak langsung menyesatkan kita pada hal ekstrem, syirik misalnya. Tapi mereka akan menggoda kita perlahan dengan hal-hal yang makruh, seperti makan menggunakan tangan kiri ini. Sampilah kita terbiasa, dan setan berhasil membuat kita menjadi client sejatinya berbuat dosa tiga kali setiap hari. Bayangkan jika Abang-Kakak makan lebih dari tiga kali seperti itu.

Jadi, Abang-Kakak ada yang masih suka makan pakai tangan kiri? Mudah sekali bukan tutorial menjadi “temannya” setan yang satu ini? Yuk, makan pakai tangan kanan dan jangan lupa berdoa dulu ya sebelumnya!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button