Rubrik

Tapak Tilas GIB

Gerakan Infaq Beras (GIB) yang kita kenal saat ini dulunya bernama Program Infaq Beras,dan tanpa menggunakan kata “gerakan”. Penambahan kata “Gerakan” itu baru diberikan pada bulan Mei 2017, setelah berdirinya Yayasan Baitulmaal Munzalan Indonesia.

Perubahan itu dilakukan seiring dengan kesepakatan Pimpinan Pondok untuk memperluas dakwah hingga keseluruh Nusantara sesuai dengan visi Gurunda Ustaz Luqmanulhakim. Kemudian, adanya penambahan kata “Gerakan”, para pimpinan berharap kemanfaatan program infaq beras dapat dirasakan secara lebih luas di seluruh Indonesia.

Pada tanggal 1 November 2014, PMMAY mendeklarasikan berdirinya Baitulmaal yaitu Baitulmaal PMMAY. Setelah itu, program infaq beras dilaksanakan di bawah manajemen Baitulmaal PMMAY.

Berdasarkan hasil musyawarah Pimpinan yang dilaksanakan pada bulan Mei 2017, disepakati untuk mendirikan Yayasan. Yayasan itu diperlukan untuk menaungi secara legal seluruh aktivitas yang dilaksanakan di PMMAY. Melalui yayasan, diharapkan seluruh aktivitas yang diselenggarakan dapat memiliki payung legalitas yang kuat sehingga dapat terhindar dari aneka permasalahan yang dapat muncul di kemudian hari.

Tanggal 09 Juni 2017 melalui Notaris Eddy Pribadi, SH berdirilah Yayasan. Yayasan itu diberinama Yayasan Baitulmaal Munzalan Indonesia.

Setelah berdirinya Yayasan, dilakukan perombakan lembaga secara besar-besaran. Baitulmaal PMMAY lalu dirubah namanya menjadi Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI), sementara Program Infaq Beras dirubah menjadi Gerakan Infaq Beras (GIB). Gerakan Infaq Beras ini diketuai oleh Muhammad Lutfi.

Pada awalnya, GIB dijadikan lembaga semi otonom dengan misi utama untuk mengembangkan program infaq beras di seluruh Indonesia. GIB sebagai lembaga semi otonom, maka GIB tidak berada di bawah Baitulmaal Munzalan Indonesia. Baitulmaal Munzalan Indonesia sendiri difokuskan untuk melayani pengembangan layanan ZISWAF.

Namun, pada pertengahan tahun 2018, GIB dikoordinir di bawah manajemen Baitulmaal Munzalan Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memudahkan aktivitas pengembangan, kontrol dan pertanggungjawaban.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button