Rubrik

Kenclengan Raksasa (pt.1)

Baitulmaal itu sebenarnya adalah sebuah kenclengan. Kenclengan adalah sebuah kotak berlubang pada bagian atas dan bergembok. Kenclengan ini biasanya dikelilingkan pada saat pelaksanaan shalat Jumat. Fungsinya sebagai wadah untuk menampung sumbangan yang diberikan ummat. Perbedaan paling mendasar antara baitulmaal dan kenclengan biasa ada pada ukurannya. Kalau baitulmaal ukurannya se rumah, sementara ukuran kenclengan paling banter hanya sekitar 2 kilan manusia dewasa.

Namun berbeda cerita tetnang baitulmaal, dimana ukurannya yang se-rumah. Oleh karena itu, Pimpinan Masjid Kapal Munzalan, baitulmaal itu biasanya disebut pula dengan istilah “kenclengan raksasa.” Masjid Kapal Munzalan, telah membangun kenclengan raksasa itu pada bukan november 2014. Kenclengan raksasa itu dinamai dengan Baitulmaal Munzalan Indonesia. Disingkat BMI.

Saat ini, BMI sudah memiliki 11 cabang di seluruh Indonesia. Abangnda Imam Muttaqin, yang saat ini diamanahi sebagai Direktur BMI Pusat berencana akan membuka lagi cabang-cabang di berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu salah saya ditugaskan oleh Gurunda Ustaz Luqmanulhakim untuk mengajak Letnan Jendral Muhammad Herindra sholat dzuhur di Masjid Kapal Munzalan. Beliau kebetulan sedang berdinas di Kota Pontianak.

Usai shalat dzuhur, saya membawa mantan Danjen Kopassus yang sekarang menjabat sebagai Inspektur Jendral TNI itu keliling komplek Masjid Kapal Munzalan. Usai berkeliling, saya menjelaskan tentang keberadaan kenclengan raksasa yang dibangun oleh Masjid Kapal Munzalan. Saya memberikan penjelasan tentang kenclengan raksasa itu, untuk menjawab pertanyaan Pak Herindra yang diajukan kepada saya tentang darimana sumber dana yang digunakan untuk membangun sarana dan prasarana serta membiaya operasional masjid.

Usai melaksanakan shalat dzuhur di Masjid Kapal Munzalan, saya memang mengajak Pak Herinda berkeliling di komplek Masjid Kapal Munzalan. Saya membawa beliau untuk melihat-lihat Munzalan Tower, gedung setunggi 6 lantai yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Saya juga membawa beliau untuk melihat belasan mobil dan belasan kendaraan bermotor yang digunakan sebagai kendaraan operasional bagi 300an orang personil yang beraktivitas di Masjid Kapal Munzalan.

Ditulis oleh
Beni Sulastiyo

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button