Rubrik

Dipaksa masuk Surga (Pt 1)

Surga, berasal dari bahasa Sansekerta “svarga”. Secara harfiah berarti kayangan.

Dalam ajaran Hindu, kayangan adalah suatu tempat di alam aherat, yang dipercaya sebagai tempat berkumpulnya roh manusia yang semasa hidup di dunia, telah berbuat kebajikan.

Surga dalam Al Qur’an diistilahkan dengan Jannah, yang secara harfiah berarti ‘Kebun’.

Dalam ajaran Islam, kelak, setelah dunia (alam materi) berakhir (kiamat), maka seluruh manusia akan dibangkitkan kembali. Alam yang baru itu disebut alam akhir. Alam itu mungkin alam non materi. Penjelasan diluar itu penuh misteri!

Di alam itu, kita akan ada hisab mengalami perhitungan. Yang baik dan yang buruk akan dihitung dengan detail. Cara ngitungnya mungkin sejuta kali lebih hebat dibanding Google menghitung jumlah kata yang dikirim oleh milyaran manusia di dunia.

Mereka yang lebih banyak berbuat baik (beramal sholeh) di dunia akan masuk Jannah. Sementara yang lebih banyak berbuat bathil (jahat, tak benar, melanggar aturan) akan tinggal di neraka.

Begitulah pertarungan ummat manusia sepanjang peradaban manusia. Pertarungan antara yang benar dengan yang salah. Pertarungan antara yang hak dengan yang bathil. Pertarungan antara orang yang mengajak ke kebenaran versus orang yang mengajak kepada kejahatan (bathil). Pertarungan antara orang yang ingin mengajak ke surga/ jannah versus orang yang ingin mengajak ke neraka.

Di Masjid Kapal Munzalan sejak bulan Maret yang lalu, Gurunda Ustaz Luqmanulhakim mewajibkan seluruh Santri Penerima Amanah (S.P.A) untuk melakukan amalan baru. Amalan itu menurut saya cukup berat, yaitu membaca Al Quran sehari satu juz.

Satu juz itu setara dengan 10 lembar. Satu lembar 2 halaman. Total 20 halaman.

Saudara sampai Surga
Beni Sulastiyo

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button