Rubrik

Beras dari Surga

Sebuah pesantren yang berada sekitar 30 km dari Baitulmaal Munzalan Indonesia Cabang Kubu Raya diantarkan beras. Beras itu diantarkan tengah malam oleh para pengurus GIB Kubu Raya dan diletakan begitu saja di depan pintu rumah Kyai. Mereka tak sempat bertemu Kyai, karena mereka harus menajalankan tugas kembali, yaitu mengantarkan beras ke titik-titik lainnya yang berada di lokasi yang berjauhan.

Pagi-pagi sekitar jam 6, sang Kyai mengirimkan pesan whatsapp wa kepada salah sahabat saya Bang Rizal Mumtasir. Beliau adalah Direktur BMI Cabang Kubu Raya. Bunyinya pesan wa-nya begini:

“Assalammualaikum wr,wb. Beras dari surga sudah datang tengah malam. Ana bangun subuh hari, tau-tau sudah ada beras di depan Pintu. Ana doakan semoga Allah membalas yg lebih besar dan semoga semua pengurus munzalan diberi kesehatan jasmani dan rohani. Semoga tambah maju tambah berokah di masa yg akan datang dan kelak smua pengurus berbondong-bondong bersama Rosulullah masuk ke dalam surga. Amin amin. Takbir!”

Beras yang disalurkan kepada anak yatim dan penghafal Al-Qura’an itu bukanlah beras asal-asalan. Akan tetapi beras berkualitas terbaik. Beras terbaik itu definisinya adalah beras yang paling bagus dan yang paling mahal. Begitulah aturan yang dibuat oleh KH. Luqmannulhakim. Aturan itu tak boleh dilanggar oleh seluruh pengurus GIB di seluruh Indonesia.

Saat ini beras premium kualitas terbaik harganya Rp 15.000/ kg Nah, kalau dihitung dengan nilai rupiah, beras yang dikumpulkan dan didistribusikan lewat GIB nilainya adalah Rp 15.000 x 353.427 kg. Jumlahnya Rp  Rp 5.301.405.000. Jadi selama bulan Desember nilai beras yang telah didistribusikan itu senilai dengan lima milyar tiga ratus satu juta empat ratus lima ribu rupiah. Fantastis bukan?

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button