Waktu kedatangan kami ke dusun Baweng yang ada di Kabupaten Landak, kami mendapatkan kisah yang dapat dikatakan inilah jihad di jalan Allah yang sebenarnya. Benar juga apa yang pernah dikatakan oleh Ustaz Luqmanulhaki, bahwa dunia ini adalah permainan saja. Jadi jangan terlalu dibawa serius.

Aminah adalah seorang wanita tua yang mempunyai hati yang sangat mulia, beliau berumur 70 tahun. Tanah dari waqaf nenek Aminah inilah yang dijadikan Masjid Al-Ikhlas, dan menjadi tempat belajarnya banyak mualaf dari Dusun Baweng. Masa kecil beliau sudah tinggal di Dusun Baweng, Desa Lamuanak ini bersama orang tua yang sudha muslim dari awal.

Namun ada cerita yang menyedihkan dari nenek Aminah ini, pada masa kecilnya dulu pernah warga membakar rumah mereka karena hanya mereka muslim yang disana dan dianggap mengganggu stabilitas yang ada disana. Sehingga terpaksa mereka mengungsi ke gereja yang ada disana. Selema beberapa waktu mereka harus tinggal di gereja karena takut akan dibunuh pada masa itu. Berjalannya waktu akhirnya warga disekitar bisa menerima keluarga Aminah.

Namun rumah mereka sekarang lebih masuk ke hutan atau lebih tepat mengisolasi diri dari mayoritas tersebut. Tahun berganti dan bulan telah berlalu, akhirnya ada kedatangan ustaz yang bisa mengajarkan mereka lagi tentang agama islam. Nenek Aminah dan suami yang telah meninggal mempunyai keingingan untuk mewaqafkan tanah yang dari sejak dulu telah dibelinya bersama suami.

Sungguh mulia hati nenek yang lebih memilih tinggal digubuk tua bersama cucunya daripada menjual tanah dan membangun rumah yang megah. Pada saat ditanya kenapa lebih memilih mewaqafkan tanahnya daripada menjual tanah dan membangun rumha yang megah. Nenek Aminah yang sekarang sudah membungkuk menjawab dengan perkataan yang mungkin terlupakan oleh kita masyarakat yang masih sehat dan kuat pada zaman ini.

Nenek Aminah mengatakan, “Ndak ape waqafkan tanah, karne untuk cari Amalan.”

Sungguh hal yang hampir terlupakan oleh kita kalau dalam kehidupan ini kita juga perlu mencari amalan soleh yang bisa menolong kita nantinya di alam kubur.

Nenek Aminah juga lebih memilih tinggal di gubuk daripada bersama anaknya yang memiliki rumah dekat denggan tempat tinggal nenek Aminah ini. Dia merasa lebih nyaman dirumah sendiri, tidak  apa-apa jelek yang penting rumah sendiri.

Kisah yang sungguh luar biasa dari seorang wanita yang sudah berumur 70 tahun tapi lebih memilih hidup sendiri tanpa tergantung dengan anak dan mau mewaqafkan hartanya untuk di jalan Allah. Semoga kita bisa menteladani kisah yang penuh inspirasi untuk bsia mewaqafkan harta kita dijalan Allah, Aamiin.

Late Post

Copyright © 2020 | Masjid Kapal Munzalan | Munzalan News