Orang Baik

Dasi TOK YA (part 1)

Bagi para penggiat dakwah di Kalbar, mungkin sudah tidak asing lagi dengan wajah di foto yang ada pada postingan ini. Ia beliau adalah H.M. Nur Hasan, namun lebih akrab disapa TOK YA.

Beliau dipanggil Tok Ya. Karena tak pernah mengatakan “tidak”. Apapun yang diusulkan oleh sahabatnya, yang penting baik, pasti akan dijawab dengan “iya”. Dan karena beliau sudah punya cucu, maka beliau dipanggil Datok. Maka salah satu Pimpinan Pondok Modern Munzalan Ashabul Yamin ini dipanggil dengan nama DATOK IYA. Disingkat TOK YA.

Tok Ya adalah founder Masjid Kapal Munzalan Mubarakan Kalbar. Sejak masih duduk di bangku SMA sudah menjadi aktivis Masjid. Dulu beliau sangat aktif di Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Bahkan menjadi salah satu pentolan dalam jajaran kepengurusan di Masjid Raya Mujahiddin Pontianak.

Tahun 2012 beliau mendirikan dua buah Masjid berbentuk kapal dengan sahabat beliau H.Muhammad A Rahman. Kedua Masjid itu diberinama Masjid Munzalan Mubarakan.

Masjid itu terletak di dua kawasan yang berbeda. Satu di Jalan Ampera, satunya lagi di Gg. Imaduddin Jl. Sungai Raya Dalam 2 (jl. Serdam 2), Kubu Raya.

Kedua Masjid itu kemudian lebih dikenal dengan Masjid Kapal. Yang di Ampera disebut Masjid Kapal Ampera. Sementara yang di Serdam, lebih dikenal sebagai Masjid Kapal Serdam.

Tahun 2013, H. M. Nur Hasan meminta Gurunda Ustadz Luqmanulhakim untuk berdakwah di Masjid Kapal Serdam. Ustadz Luqmanulhakim kemudian menerima ajakan tersebut. Beliau kemudian memboyong semua sahabat penggerak Infaq Beras pindah ke Masjid Kapal Munzalan yang berada di Serdam.

Pada tahun 2012 program infaq beras baru bisa mengumpulkan beras dari donatur sebesar 1000 kg per bulan. Beras itu kemudian didistribusikan di 3 pesantren yang ada di dua wilayah. Di Kota Pontianak dan di Kabupaten Kubu Raya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button