Ilmu Baik

Bersih-bersih? So Easy!

Pernah tidak Abang-Kakak berpikir kok Islam ribet banget? Sedikit-sedikit diatur padahal hal simple yang tidak terlalu berpengaruh pun diribetin?

Tapi tunggu dulu, pernah tidak sih Abang-Kakak berpikir sebaliknya? Islam saja bisa mengatur hal sekecil cuci tangan sebelum makan, apalagi hal besar sebesar membangun peradaban? Yes! Cuma di Islam kita bisa menemukan hal seluar biasa ini.

Abang-Kakak, banyaknya aturan dalam Islam bukan berarti Islam agama yang otoriter, melainkan Islam adalah agama yang komplit, sempurna. Segala hal tentang kehidupan di dunia dan di akhirat ada dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Kenapa? Karena Islam itu agama yang rapi dan indah, makanya hal sederhana saja diberi petunjuknya. Bayangkan kalau kita tidak diajarkan bersih-bersih sebelum makan? Yang ada kita bisa sakit perut.

Berbicara soal bersih-bersih, hal ini adalah satu hal yang mudah sekali kita sepelekan. Abang-Kakak tahu tidak salah satu sifat Allah itu apa? Benar, Allah itu Maha Bersih dan Allah mencintai kebersihan. Seperti sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Tirmidzi,

“Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan. Karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.”

Mungkin Abang-Kakak masih bingung perbedaan bersih dan suci. Perbedaannya adalah, jika bersih berhubungan dengan jasmani, sedangkan suci berhubungan dengan rohani, yaitu koneksi kita dengan Allah. Tetapi, bersih belum tentu suci lho! Seperti halnya ketika mandi, tubuh kita bersih tetapi belum suci karena belum berwudhu.

Abang-Kakak masih ingat pesan ustadz Luqmanulhakim yang sudah berbuih-buih beliau sampaikan? Yup! Muslim itu wajib bersih dan wangi. Kenapa? Karena kita ini adalah brand ambassador-nya Rasulullah. Sebagai ummatnya yang dicintainya, mesti memperlihatkan bahwa agama kita begitu mengagungkan kebersihan karena kita tahu kalau Allah Maha Bersih nan Suci.

Tidak perlulah sampai selalu membeli baju baru yang mahal untuk tampil necis, setidaknya dengan menggunakan pakaian terbaik kita, yang mana dicuci bersih dan wangi serta disetrika rapi, itu sudah cukup. Tak lupa mencukur bulu ketiak dan mengontrol makanan yang kita makan agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.

Jika kita saja memerhatikan hal-hal kecil untuk diri sendiri, bayangkan hal-hal besar apa saja yang bisa kita berikan untuk agama ini.

Jadi Abang-Kakak, bersih-bersih itu mudah atau susah? Kalau kata anak gaul di Kubu Raya bilang, ya so easy! Kalau begitu, yuk bersih-bersih!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button