Hadist Rasulullah

Barangsiapa yang menjadikan *dunia sebagai tujuannya maka Allah akan

1. Menceraiberaikan urusannya.

2. Menjadikan kemiskinan dipelupuk matanya

3. Dan tidak akan datang dunia kepadanya, melainkan apa yang telah ditetapkan baginya.

Tapi jika Akhirat yang menjadi tujuan Utama/ niat besarnya, Maka Allah akan

1. menyatukan urusannya

2. Allah akan memberikan rasa Kaya dalam hatinya.

3. Dan Dunia akan datang kepadanya dalam keadaan hina. (dunia tunduk padanya)

Dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.”

(HR. Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan al-Baihaqi).

Letakan dunia ditangan kiri, supaya tangan kananmu bisa memegang catatan amal baikmu.

QS, Al Baqarah (2) – 268

Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.

Infaq kita pada orang lain bukanlah pengeluaran namun itu  hakekatnya adalah income atau pemasukan.

Hartamu yang sesungguhnya adalah yang kamu berikan atau keluarkan.

Late Post

Copyright © 2020 | Masjid Kapal Munzalan | Munzalan News