Kisah & Hikmah

Kisah satu jam setengah

Bisakah anda membayangkan jika dalam sehari berapa banyak uang yang telah kita keluarkan hanya untuk memenuhi kebutuhan kita seperti makan, pulsa, bensin dan beberapa lagi. Tidak jarang kita mengeluarkan uang untuk hal yang sebenarnya tidak perlu seperti menghabiskan uang untuk nongkrong dalam waktu lama di cafe maupun di warung kopi.

Mungkin tanpa terasa dalam sehari kita bisa menghabiskan Rp.70.000 – Rp.100.000, itu bukan lah jumlah uang yang besar jika hanya untuk sekali saja. Namun bagaimana dengan santri yang menghabiskan waktunya untuk belajar agama Allah, menghapalkan AL-Qur’an dan berjihad di jalan Allah.

Tidak jarang juga mereka harus menghemat makanan supaya bisa cukup untuk 1 hari atau mereka bahkan menahan lapar dikala sedang menghapal Al-Qur’an.

Untuk membuat mereka bisa menghapal dengan tenang dan perut yang kenyang, maka BMI Mempawah mengadakan Sedekah jum’at. Bang Yudi yang merupakan Anggota PASKAS dari Mempawah menyampaikan bahwa asal kegiatan ini pernah menyentuh sampai 10 juta dan itu dalam waktu yang sangat singkat yaitu 1 jam setengah atau hanya dari jam 06.00 – 07.30 WIB saja.

Sungguh pencapaian yang sangat luar biasa, belum lagi ada yang memberikan peralatan masak dan masak buat pondok pesantren yang membutuhkan. Awalanya Sedekah Jum’at ini memberikan nasi bungkus ke pondok pesantren dari dana sedekah yang sudah didapatkan pada pagi itu.

Namun itu tidak berlangsung lama karena mereka berpikir seharusnya santri bisa merasa aman karena piring mereka akan aman saat makan siang dan makan malam.

Kemudian mereka menggantinya dengan sembako yang bisa dimasak santri untuk makan pada hari itu, namun jika masih ada lebih, bahan sembako itu masih bisa dimasak lagi untuk esok harinya. Jadi daripada kita menghabiskan uang hanya untuk nongkrong begitu saja dan menghabiskan hingga ratusan ribu bukankah lebih baik jika kita bisa membantu para santri yang sedang belajar ilmu agama Allah untuk perubahan masyarakat yang lebih baik.

Ya, meskipun kita belum bisa belajar agama seintens mereka paling tidak kita bisa membuat mereka belajar dan menghapal Al-Quran tanpa perlu merasa takut akan kelaparan lagi. Bukankan seharusnya dari ORANG BAIK UNTUK ORANG BAIK.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button