Manusia merupakan makhluk sosial namun tidak jarang juga ada yang menarik diri dikarenakan merasa tidak  cocok atau terganggu dengan komunitasnya. Maka tidak jarang banyak dari yang ada disekitar kita menghilang dalam kesendirian. Begitu juga yang dilakukan oleh salah satu santri yang ada di masjid Kapal Munzalan.

Sebelum masuk ke santri dia merupakan anak yang introvert, sejak SMA dia menjadi anak yang sering mengurung diri di kamar tanpa mempedulikan apapun yang terjadi diluar sana. Hanya duduk di depan pc dan menghabiskan seluruh harinya, dan semuanya ini dilakukan berulang kali hingga suatu hari ada yang merubahnya

Keadaan ini lambat laun mulai menyadarkan betapa tidak bergunanya dia, meskipun dari hasil bermain game PC seharian penuh dan menghasilkan banyak uang dari sana. Namun yang didapatkan adalah keresahan dan bukannya ketenangan.

Setelah lulus dari SMA dia masih melakukan hal yang sama yaitu mengurung diri dan sibuk dengan dunia game dan terkadang  juga mendapatkan permintaan untuk membuat video yutube dari beberapa orang baik yang dia kenal dilingkungannya maupun yang dia kenal dalam dunia game.

Setahun berlalu setelah tamat SMA, dia mulai ingin melakukan perubahan dalam hidupnya. Dia mencoba untuk bersosialisasi dengan bekerja di salah satu tempat yang menyediakan karangan bunga sebagai design grafis. Pada lingkungan tersebut dia kurang merasa nyaman dikarenakan sangat kurang kondusif. Sehingga pada suatu hari dia melihat postingan dari Ustaz Luqmanulhakim tentang “meninggalkan sesuatu karena Allah.” Setelah mendengar kajian itu, dia pun bertekad untuk menjadi muslim yang lebih baik dan untuk menghilangkan sifat introvertnya.

Kemudian pada tahun 2019 dia mulai mencoba untuk bersosialisasi dan dimulai di masjid Kapal Munzalan. Kemudian tidak lama berselang dia bergabung dengan dengan munzalan studio sebagai videografer dan video editornya.

Pada awalnya juga sedikit kesulitan bagi dia untuk bersosialisasi karena sebelumnya dia adalah orang yang introvert. Sedikit demi sedikit dia mulai beruba, dimana awalnya dia seseorang yang introvert menjadi sedikit ekstrovert dan dimana awalnya dia mudah terpancing emosi sekarang sudah menjadi lebih sabar.

Pada masa awalnya bekerja di munzalan studio dia sering dimarah bukan karena kesalahan tetapi karena dia lebih sering merasa tidak enak jika meminta bantuan kepada yang lainya. Hal ini karena dia terjebak dalam pola pikir jika dia nantinya akan mengganggu yang lain jika meinta bantuan. Oleh karena itu dia sulit untuk meminta bantuan dari yang lain sehingga dia sering terhambat dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Seperti apa yang pernah Allah sampaikan, jika Allah tidak akan merubah suatu kaum itu sampai kau itu merubah dirinya sendiri. Itu lah yang harus kita ingat, jika kita ingin merubah ini menjadi lebih baik maka kita harus mulai dengan diri ini sendiri terlebih dahulu.

Late Post

Copyright © 2020 | Masjid Kapal Munzalan | Munzalan News