Kisah & Hikmah

Awal Masjid Nabawi

Beginilah bentuk bangunan Masjid Nabawi di era pada tahun 622 – 632 masehi. Bentuknya sangat sederhana dan…. belum beratap.

Walaupun belum beratap seperti masjid-masjid kita pada umumnya, namun kontribusi masjid ini bagi masyarakat sangatlah luar biasa. Saja mantaplah pokoknya!

Lewat masjid ini, Rasulullah berhasil mentransformasikan masyarakat Madinah menjadi masyarakat yang sangat maju. Masyarakat yang punya sistem sosial yang sangat teratur, masyarakat yang memiliki pengetahuan tinggi dan masyarakat yang mampu menguasai teknologi mutakhir.

Masjid Nabawi dibangun pada saat Rasulullah baru saja menjejakkan kaki di Madinah bersama para sahabatnya. Ukuran bangunannya hanya 30 x 35 meter saja.

Bangunan masjidnya sangat sederhana. Hanya dibangun dengan tembok yang dibuat dari bata tanah liat saja. Tanpa tiang tanpa atap. Walaupun bentuk bangunannya sangat sederhana tanpa atap, namun lewat masjid ini, Rasulullah berhasil membangun masyarakat madinah menjadi masyarakat yang sangat produktif, masyarakat yang sangat disiplin, taat hukum dan sangat kompak.

Lewat masjid yang belum beratap ini, Rasulullah juga berhasil mencetak milyarder dan para cendikiawan dengan jangkauan aktivitas lintas benua. Lewat masjid tak beratap ini pula, Rasulullah berhasil membangun angkatan perang yang sangat disegani negara-negara lain di dunia. Masyaallah tabarakallah.

Maka bertumbuhlah Madinah yang semula hanya sebuah desa saja, bergerak maju menjadi sebuah negeri yang memiliki reputasi kelas dunia.

Dan yang menarik adalah seluruh capaian spektakuler itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Hanya dalam waktu 10 tahun saja. Masyaallah!

Saat ini kita menyaksikan masjid megah di mana-mana. Bangunannya besar, temboknya kokoh, kubahnya gemerlapan dengan desain interior yang sangat menawan.

Seiring dengan fenomena itu, kita menyaksikan pula bahwa sebagian besar masjid-masjid megah itu ternyata hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah shalat saja. Bahwa sebagian besar masjid-masjid kita belum dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan masyarakat.

Padahal lewat Masjid Nabawi, masjidnya yang sangat sederhana dan tak beratap itu, Rasulullah telah mencontohkan dengan gamblang kepada kita semua, betapa kontribusi sebuah masjid itu jauh lebih penting dari bangunan megah dan mewah.

Ditulis oleh
Beni Sulastiyo

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button