Berita Baik

Menjalin Munzalan (pt 1)

Perjalanan tim Masjid Kapal Munzalan yang dipimpinan oleh ustaz. M. Nur hasan atau yang dikenal dengan Tok Ya ke Desa Lamuanak, Dusun Baweng, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak. Perjalanan dimulai dari jam 8 pagi dan tim sampai ke desa tempat para mualaf yang terbilang baru pada jam 13.45.

 Perjalanan yang cukup berat bagi mobil Vellfire, karena di dalam mobil kami membawa 300 kg beras dan 5 kotak yang berisi Al-Qur’an. Medan yang dilalui juga tidaklah mudah, untuk sampai ke desanya dari jalan besar butuh waktu sekitar 1 jam dengan medan yang seharusnya bisa dilalui oleh mobil yang khusus untuk medan berat.Setelah sampai kami disambut bahagia oleh komunitas mualaf yang ada disana.

Komunitas mualaf ini dibimbing langsung oleh ustaz Rudi Sunyoto yang berasal dari Jawa tengah. Kedatangan Tok Ya bersama tim Masjid Kapal Munzalan dan Youtuber dari Channel Laskar Tujuh langit bertujuan untuk mengislamkan 3 orang yang menjadi tokoh penting dalam suku Dayak.

Kegiatan yang kami lakukan setelah sampai yaitu serah terima beras dan Al-Qur’an yang diwakilkan oleh Tok Ya selaku pihak Masjid Kapal Munzalan dan diterima oleh ustaz Rudi Sunyoto dan perangkat desa. Kemudian kami duduk bersama di rumah ustaz.

Ustaz Rudi Sunyoto menyampaikan ucapan terima kasih untuk bantuan yang sangat berarti bagi perjuangan dakwahnya yang penuh dengan ancaman, keringat dan air mata. Beliau menyatakan bahwa dengan bantuan yang disalurkan oleh Masjid Kapal Munzalan ini bisa memberikan semangat baru bagi para muallaf.

Dirumah yang cukup luas untuk berkumpul bersama warga muallaf memberikan banyak kisah baru dan mereka juga menjelaskan permasalahn yang ada sekarang yaitu posisi Masjid yang katanya akan direnovasi.

Masjid Al-Ikhlas merupakan satu-satunya masjid yang ada di desa tersebut, karena mayoritas penduduk di sana adalah non-muslim. Letak posisi dari masjid yang berada di dalam membuat masjidnya jadi kurang disadari oleh pendatang, sehinggga ada keinginaan akan dipindahkan dekat dengan rumah ustaznya. Namun karena tanah masjid sekarang merupakan hasil waqaf dan itu merupakan permintaan terkahir dari mendiang waqif maka niat berubah menjadi renovasi masjidnya menjadi lebih baik, punya fasilitas WC, wudhu, pendingin ruangan dan speaker pengeras suara.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button