Berita Baik

Masjid Kapal Munzalan Silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Bin Alwi Al-Haddad

Seluruh keluarga besar pada tanggal 18 Juni 2020 bersama-sama berangkat menuju ke salah satu pondok pesantren yang ada diTanjung Hulu. Keberangkatan tidak hanya bertangan kosong saja, tetapi dari pondok juga membawa beras sebanyak 1 ton langsung.

Pada sore itu yang pergi ke Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Bin Alwi Al-Haddad yang langsung dipimpin oleh Ustaz Luqmannulhakim beserta 3 pimpinan ada Tok Ya, Bang Een, Bung Bun, tim penditribusian beras, media dokumentasi Munzalan, dan Staff Khusus yang membersamai beliau. Kedatangan tim Pondok Modern Munzalah Ashbul Yamin ini disambut hangat oleh pimpinan pondok beserta jajarannya.

Tujuan dari kedatangan tim Penuh Munzalan ini ingin bersilaturahmi dengan pimpinan pondok tersebut Ustaz Habib Hasan Bin Mustofa Al Haddad, kegiatan pada sore hari itu tidak hanya sekedar silaturahmi dan pengantaran beras 1 ton tetapi juga untuk mengikat ukhuwah agar tetap terjaga dan semakin kuat.

Ustaz luqman juga menyampaikan bahwa kedatangan seluruh tim ini merupakan bentuk bahwa kami ingin bersilaturahmi dan menjaga ukhuwah ini hingga ke syurga. Sempat pada 2012 pengasuh dan pimpinan pondok datang ke ponpes ini, namun setelah itu hilang komunikasi. Ustaz juga mengatakan kalau ini bisa dibilang CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali). Pemberian beras dan Al-Qur’an juga sebagai bentuk persaudaraan dan cinta kasih dari Pondok Modern Munzalan Ashabul Yamin kepada Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Bin Alwi Al-Haddad.

Ustaz Habib Hasan juga menyampaikan terima kasih untuk kedatangan tim munzalan ini, Habib juga menyampaikan beberapa epsan bagi semua penggiat dakwah di Munzalan. Bahwa sebenarnya yang mendapatkan pahala terbanyak di pondok itu bukan dari pemimpinnya tetapi bisa jadi staff,  santri, pengajar, donatur, dan yang terakhir baru ke pimpinannya. Habib juga meyampaikan dari kelima orang tersebut masih ada lagi yang mendapatkan pahala yang lebih banyak yaitu orang yang mengerjakannya dengan keihlasan.

Perlu dicatat juga yang paling banyak mendapatkan dosa itu adalah pimpinannya, karena di akhirat nanti pimpinan tersebut akan dihisab pertanggung jawabannya selama dia menjadi pemimpin. Jadi kalau santri atau staffnya yang tidak sholat makan akan menjadi masalah bagi pimpinannya. Setiap orang itu adalah pemipin dan setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya, lanjut Ustaz Habib Hasan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button