Berita Baik

Belajar Al-Qur’an bersama BTQ

Alhamdulillah pada pagi ini, tanggal 12 Juni 2020 telah terlaksana kegiatan Halaqah dengan agenda screening bacaan Al-Qur’an. Para santri penerima amanah yang ada di Pondok Modern Munzalan Ashyabul Yamin mengikutinya dengan penuh khidmat. Kegiatan yang dilakukan setiap pagi dari jam 08.00-09.00 di Masjid Kapal Munzalan ini mendatangkan ahli dibidangnya langsung untuk mengajari para santrinya. Pemateri kali ini langsung dari BTQ Indonesia (Balai Tahfiz Qur’an).

Mereka merupakan para pengajar untuk membenarkan bacaar Al-qur’an. Pagi ini dengan agenda screening akan mengelompokkannya menjadi beberap keompok berdasarkan kemampuan membacanya dan pemahaman dalam ilmu tajwid. Agenda awal dibuka oleh Ustadz Andika, selaku Direktur dari Divisi Amal Pendidikan.  Ustadz Andika menjelaskan mekanisme screening pada pagi ini seperti bagaimana dan SOP dalam mengikutinya.

Semuanya mendengarkan dengan seksama dan terkadang juga tertawa dikarenakan candaan dari ustadz. Ustadz Andika juga menambahkan bagi para santri yang nantinya masih harus membaca iqro’ jangan berkecil hati karena apa yang kita lakukan ini diniatkan karena Allah dan bukan untuk eksistensi atau pamer semata. Jadi tidak ada yang lebih hebat atau apapun, semuanya sama dimata Allat, lanjut ustadz Andika.

Setelah pembacaan mekanisme dan SOP, untuk ikhwan dan akhwatnya dipisahkan. Ikhwan akan melakukan screening di Munzalan Tower lantai 2 dan akhwatnya akan tetap di Masjid Kapal Munzalan. Kegiatan screening pun dimulai dengan pembagian menjadi beberapa kelas, untuk ikhwan dibagi menjadi 3 kelas. Per kelasya terdapat 4 orang pengajar dari BTQ, jadi ikhwan akan bergantian masuknya untuk dites bacaannya.

Jadi di ikhwan terdapat 2 kelas untuk santri penerima amanah, sementara 1 kelasnya lagi digunakan untuk para asatidzh yang langsung diuji bacaannya oleh Ustadz Sudar Azzain. Selama menunggu giliran para santri membaca surah Al-kahfi, dan ada juga santri yang melatih bacaannya sebelum masuk. Untuk akhwatnya lebih cepat dalam melakukan screening bacaan Al-qur’annya dari pada ikhwan, hal ini dikarenakan jumlah penguji akhwat dari BTQ yang lebih banyak dari pada ikhwannya. Bagi santri yang sudah menjalankan screening test, mereka akan kembali ke rutinitas atau pekerjaan masing-masing.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button