Berita Baik

Back To Qur’an Part 2

Program Mustahik Produktif tidak hanya dilakukan di Majid Kapal Munzalan yang berada di Kubu Raya saja, tetapi pada tanggal 9 Oktober 2021 program ini juga dilakukan di Masjid Kapal Ampera yang berada di Pontianak. Program ini berinduk pada Program Zakat Berdaya yang memiliki program produktif lain di bawahnya.

Taukah Abang-Kakak, Program Mustahik Produktif sendiri berusaha untuk mengajak mayarakat sekitar yang jaraknya dua kilo meter dari masjid, lho! Mulia sekali, kan? Ketika ditanya, Nazif Fikri atau yang akrab disapa Bang Ajib, Branch Manager di BMI Masjid Kapal Ampera, berharap kalau jarak jangkauan program ini tidak hanya sampai dua kilo meter saja, tetapi bisa merengkuh lebih luas lagi. Qodarullah, sudah ada 88 mustahik yang mengikuti program ini setiap hari Sabtu selepas sholat Ashar.

“Yang mereka dapatkan dari sini adalah tarbiyah, mereka belajar. Kami datangkan kawan-kawan dari BTQ yang mana mereka rela mengajar tanpa dibayar. Ada sekitar lima belas guru yang istiqomah datang ke sini. Lalu pulangnya, para mustahik ini dapat paket, yang isinya macam-macam, kadang beras, sembako, sabun-sabunan, kue dan lain sebagainya.”

Keren bukan? Mereka tidak hanya diberi santunan, tetapi juga diberdayakan. Sesuai dengan nama programnya sendiri, “Mustahik Produktif”. Kalau mustahiknya pandai memasak kue, nantinya akan diajarkan bagaimana menjual kue.

Bang Ajib sendiri mempunyai harapannya pada program ini,

“Sama seperti yang disampaikan ustadz Luqman, memang tujuan kita semua itu gimana caranya semua orang itu kembali ke masjid dan dekat sama Allah, titik. Karena kalau orang sudah dekat sama Allah mereka dibantu. Efeknya apa? Saya bersyukur, akhirnya anak-anaknya Ibu-ibu sholat di sini, setidaknya udah meramaikan masjid dan itu sudah membuat kami bahagia. Maka kedepannya kami berharap, emakin banyak orang kembali ke masjid.”

Abang-Kakak mungkin ingin mengambil bagian dari kebaikan ini dan penasaran bagaimana caranya. Abang-Kakak bisa infaq dengan meng-akadkan khusus untuk program ini. Cukup datang saja ke BMI terdekat.

Tidak hanya Bang Ajib saja yang bersyukur, ustadzah dari BTQ, kak Vita, menyampaikan bahwa hal ini memberikan kesan spesial padanya, karena ada Ibu-ibu yang belum bisa membaca metulis, tetapi niat dan semangatnya begitu luar biasa.

Begitu juga dengan salah satu Ibu yang kerap dipanggil Bunda Maya Sari,

“Alhamdulillah, kebaikan yang didapatkan itu lebih memahami Al Quran. Selama ini kita hanya tau kenal huruf saja, padahal kita juga salah pengucapannya, dan itu hanya didapat di sini, ndak di tempat lain. Punya keluarga baru dan pengen sekali ngajak semuanya ke sini. Di sini kita sama-sama dan ndak merasa canggung. Alhamdulillah banget lah di sini.”

Selain itu Bunda Maya juga berharap program ini bisa berlanjut dan bisa menurunkan hal ini kepada anak dan cucunya. Kesan yang sangat menyentuh darinya yang bersyukur ikut belajar di sini.

Masya Allah Tabarakallah. Begitulah Abang-Kakak, semoga program kebaikan ini bisa terus berlanjut dan menabur banyak kebaikan. Aamiin ya Robbal’alaamiin.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button