Berita Baik

8 Tahun Perjalanan Infaq Beras Jadi Bukti Kesungguhan Mereka

Pengantaran beras yang awalnya dilakukan ke beberapa pondok pesantren yang berada di area Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Sekarang sudah menjalar dari Sabang hingga Merauke, sungguh perjalanan yang tidak sebentar. Pergerakkan Infaq Beras ini melalui banyak rintangan, namun itu tidak menyurutkan langkah para Mujahid Fii Sabilillah, dimana yang diharapkan bukan karena ingin mendapatkan penilaian baik dari orang namun ingin mendapatkan keberkahan dari Allah dan sebagai salah satu jalan bagi yang pernah salah namun ingin soleh.

Alhamdulillah, pada tanggal 21 Desember 2021, Gerakan Infaq Beras atau yang dikenal dengan GIB telah mencapai seri ke-100. Jumlah yang sangat banyak dalam suatu pergerakkan. Jika sedikit bercerita kebelakang awalnya pergerakkan ini dimula oleh Ustadz Luqmanulhakim bersama tiga orang yang telah menemani hingga saat ini yaitu Bang Lutfi atau yang dikenal OmPhie, Bang Frass dan Bang Awal.

Pada saat itu, para pendiri gerakan ini mengunjungi Pondok Pesantren Mu’tasin Billah, Ustadz Yahya. Selama di sana, Ustadz Luqman dan kawan-kawan melihat beras yang berada di dapur tidak layak untuk dikonsumsi. Ustadz Luqman yang melihat akan hal itu lalu memutuskan untuk membuat Gerakan Infaq Beras.

Setelah meminta restu kepada ibunda maka dimulailah pergerakkan ini, awalnya dana dikumpulkan dari orang terdekat. Semua dana itu kemudian dikumpulkan ke dalam kotak sepatu karena pada masa itu belum ada baitulmaal. Hingga sekarang dana yang dikumpulkan tidak hanya seratus ribuan saja, tetapi telah tumbuh menjadi miliaran dalam sebulan.

Hari inilah menjadi bukti apa yang telah dilakukan Ustadz Luqman bersama kawan-kawan masih terus ada dari tahun 2012 hingga sekarang dan telah masuk ke seri ke-100. Gerakan ini juga telah memberikan dampak positif tidak hanya untuk area Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya saja tetapi telah menjangkau setiap pulau yang ada di Indonesia.

Antusiasme pengantaran beras terbaik untuk orang baik dari orang baik
Para Santri Penerima Amanah dan santri pondok pesantren saling berbagi kehangatan di acara puncak

Distribusi beras ke-100 dilaksanakan ke sembilan pondok pesantren dan berkumpul kembali di Pondok Pesantren Mu’inul Islam. Jumlah beras yang diantarkan sebanyak 3,6 ton. Pondok Pesantren Mu’inul Islam inilah menjadi tempat acara puncak dilaksanakan. Agenda yag dilaksanakan berupa potong tumpeng, flashback GIB awal dan ditutup dengan doa bersama agar gerakan ini lebih bisa memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih luas lagi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button